Apa Itu Kehamilan Etopik – Penyebab dan Bahaya Kehamilan Etopik

Posted on

Kehamilan Etopik – Hamil bagi pasangan suami istri adalah momen yang ditunggu-tunggu, bukan begitu? Ya, tujuan sebuah pernikahan tidak lain adalah agar diberi keturunan yang lucu dan menggemaskan. Memiliki keturunan adalah impian setiap pasangan. Mayoritas pasangan yang resmi menjadi pasangan suami istri ingin segera dikaruniai momongan. Hamil ditandai dengan semakin membesarnya perut dengan rata-rata kelahiran terjadi pada bulan kesembilan kehamilan. Kehamilan tersebut terjadi di dalam rahim dimana semakin hari kondisi perut semakin besar dan terjadilah kelahiran pada bulan kesembilan.

Terkait kehamilan, ada yang disebut dengan kehamilan etopik.  Apa itu kehamilan etopik? Apakah Anda sudah familiar dengan kehamilan yang satu ini? Untuk menjawab semua itu, maka kami akan membahas secara mnyeluruh tentang kehamilan etopik.

Apa itu kehamilan etopik dan apa penyebab kehamilan etopik

Apa Itu Kehamilan Etopik

Kehamilan etopik adalah kehamilan yang terjadi di luar rahim. Ya, kehamilan tersebut tidak terjadi di dalam kandungan wanita melainkan terjadi di bagian tuba fallopi. Biasanya, menurut pengalaman yang selama ini terjadi, kehamilan etopik menyebabkan janin tersebut meninggal dunia dan kecil kemungkinan untuk hidup.

Janin otomatis tidak bisa berkembang secara maksimal tidak sama seperti saat janin berkembang dalam rahim dengan suasana yang hangat, luas dan nyaman. Akan tetapi kehamilan etopik tidak dapat diaborsi dengan cara menggugurkan kandungan menggunakan misoprostol. Melainkan harus dengan penanganan medis yang serius. Beberapa realita terkait kehamilan etopik adalah:

  • Disebut kehamilan etopik karena kehamilan tersebut terjadi di dalam saluran telur dan biasanya disebut dengan kehamilan tuba. Tidak hanya pada lokasi tersebut, kehamilan ini juga terjadi pada area indung telur, di luar rahim dan bahkan melekat di bagian usus sehingga tidak jarang menyebabkan rasa sakit yang luar biasa.
  • Kehamilan ini menyebabkan masalah serius, salah satunya adalah pecahnya janin sehingga mengalami pendarahan berat atau yang disebut dengan intra abdomen. Ya, pendarahan tidak hanya terjadi pada kehamilan normal, namun umum terjadi pada kehamilan etopik.
  • Biasanya, tanda-tanda yang paling umum dialami adalah rasa nyeri yang luar biasa yang terjadi pada area vagina dan perut.
  • Beberapa pasien juga sering mengalami gangguan sakit kepala pusing saat sedang berkegiatan berat.
  • Umumnya, masalah ini terjadi pada sekitaran minggu kelima hingga minggu kesepuluh kehamilan.
  • Untuk mendiagnosa kehamilan ini, tes yang digunakan adalah tes ultrasonografi yang merupakan cara umum untuk mendiagnosa kehamilan etopik. Untuk mengatasinya, ada perawatan khusus yang dilakukan yaitu perawatan medis dan juga perawatan bedah sehingga rasa sakit tidak semakin menjadi.
  • Saat ini, di Amerika, kehamilan etopik merupakan penyebab tingginya angka kematian di Amerika Serikat yang terjadi pada tiga bulan pertama kehamilan.

Kenapa kehamilan etopik bisa terjadi?

Beberapa penyebab terjadinya kehamilan etopik diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Pembuahan antara sperma dan ovum terjadi di luar rahim seperti pada bagian tuba fallopi. Selanjutnya, telur yang sudah dibuahi itu tidak lantas berjalan menuju rahim yang merupakan tempat yang seharusnya dimana telur tersebut ditanam dan berkembang. Saat tuba falopi mengalami kerusakan, telur bisa jadi terjebak, terdistorsi, maupun mengalami kerusakan dan tidak bisa berkembang.

Apa saja penyebab terjadinya infeksi tuba fallopi?

  • Terjadinya infeksi pada area salpingiti atau tuba, mengalami penyakit pada area panggul, dan juga penyakit lain seperti gonore dan juga klamidia. Penyakit tersebut adalah penyakit yang rawan menjadi penyebab kehamilan etopik yang mayoritas dialami wanita yang ada di Amerika Serikat.
  • Pernah mengalami operasi yang terjadi di dalam perut, seperti yang terjadi pada area indung telur, perut bagian bawah, usus, dan juga rahim.
  • Biasanya konsumsi obat kesuburan saat sedang kontrasepsi.
  • Pada dasarnya, adanya alat kontrasepsi yang dipasang di dalam rahim tidak mempengaruhi kehamilan etopik. Akan tetapi, pemakaian alat kontrasepsi dalam rahim atau yang biasa disebut dengan IUD ini mencegah kehamilan yang jika kehamilan itu terjadi maka besar kemungkinan kehamilan yang dialami adalah kehamilan etopik atau di luar rahim.

Waspada kehamilan etopik dengan memeriksakan kandungan anda ke klinik bersalin. Kehamilan etopik adalah kehamilan yang umum terjadi di luar rahim khususnya di area tuba fallopi. Kehamilan ini terjadi karena banyak sebab seperti yang sudah di urai di atas. Pastinya kehamilan etopik adalah kehamilan yang menyakitkan bagi wanita sebab terjadi pada lokasi yang tidak semestinya dan rawan menyebabkan kematian pada ibu dan anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *